Selamat hari Kartini kepada kaum hawa.
Semoga kaum hawa semakin sadar akan kewajiban2 mereka, bukan hanya menuntut hak2 sebanyak2nya.
Banyak kaum hawa yang semakin kepingin untuk menjadi pria, agak ngeri nih.
Bukan karena takut tersaingi loh, no.
Tapi kalo kita liat baik2, gerakan pembebasan wanita yang diusung oleh kartini sekarang semakin miring ke arah feminism. Kita liat aja kejadian disekeliling. Banyak wanita berlagak jadi pria. Bergaya dengan cerutu dan rokok. Mencoba menjadi keras dan tegas dalam memimpin. Menjadi tidak suka dikritik, berlagak tinggi. Berusaha menguasai semuanya, tanpa mengerti batasan2 yang ada.
Ah, bukannya tidak mungkin seorang wanita memimpin loh. Cuma caranya semestinya beda.
Anway, sebelum mulai ngelantur dan disangka menghina para wanita, mari kita rayakan hari kartini dengan lompat karung bersama.. *ngaco yak?
Subway, sedikit tebak2an, lomba apa yang adil buat wanita dan pria? Kalo boxing udah pasti pria kalah.. pan ga enak ati mukulnya.. Kalo manjat tebing, kemungkinan pria lebih bisa menang. Jadi lomba apa ayoo?
“Semoga kaum hawa semakin sadar akan kewajiban2 mereka, bukan hanya menuntut hak2 sebanyak2nya.”
semoga kaum adam juga sadar akan kewajiban2 mereka bukan hanya menuntut hak2 sebanyak2nya.
Hmm maybe a bit off topic but there are many men who are dying to be women out there too. I personally do not want to be a man, it’s so much fun being a woman.
But what about men who ” tidak suka dikritik, berlagak tinggi. Berusaha menguasai semuanya, tanpa mengerti batasan2 yang ada.” ? Is that justifiable ?
Haha.. spot on. But this is hari Kartini, jadi kita tunggu hari Kartono untuk bahas about men’s problems.
Banyak wanita berlagak jadi pria. Bergaya dengan cerutu dan rokok. Mencoba menjadi keras dan tegas dalam memimpin. Menjadi tidak suka dikritik, berlagak tinggi. Berusaha menguasai semuanya, tanpa mengerti batasan2 yang ada.
This is a very nice definition of mandom
)
Salute to Raden Ajeng Kartini yang bikin gw bisa sekolah.
@etey: Mandom paan ya? Kalo mandor saya tau..
hmm rich, i think what etey meant was “manhood” .
Your definition of what a man is : “Bergaya dengan cerutu dan rokok. Mencoba menjadi keras dan tegas dalam memimpin. Menjadi tidak suka dikritik, berlagak tinggi. Berusaha menguasai semuanya, tanpa mengerti batasan2 yang ada.”
@rich: mandom —> kelaki-lakian..